Rabu, 25 September 2013

PENGALAMAN ANGGOTA DEWAN PENGGALANG SPANA PADA JAMBORE CABANG KE IX KWARCAB TEGAL TAHUN 2013



Dua regu Anggota Dewan Penggalang SPANA berpartisipasi pada kegiatan Jambore Cabang yang diadakan oleh Kwartir Cabang Tegal mulai 19 s.d. 22 September 2013 di Bumi Perkemahan Martoloyo, Desa Suniarsih Kecamatan Bojong. Selama empat hari itu, mereka mengikuti seluruh kegiatan yang diselenggarakan oleh panitia dengan penuh semangat.


Kegiatan dimulai dari pendirian tenda pada Kamis, 19 September 2013 dilanjutkan dengan lomba pioneering. Kreativitas siswa nampak pada tautan tali temali, susunan tongkat, kolam ikan, taman, serta perlengkapan pertendaan lainnya. Kemandirian mereka juga terlihat ketika bekerja sama berlatih memasak setiap hari untuk dimakan bersama dengan sesama anggota regu. 



Hari-hari berikutnya, peserta mengikuti kegiatan senam pramuka, jurnalistik, reportase, fotografi, pembuatan blog sederhana, sanitasi lingkungan, pendakian, penjelajahan, pengembaraan hutan, pentas seni, api unggun, dan lain-lain. Tidak hanya berkumpul dengan sesama anggota regu, peserta pun dilatih menjalin keakraban dengan peserta dari sekolah lain. Di setiap kegiatan, para peserta membaur dan bekerja sama dengan membentuk regu-regu baru yang terdiri dari berbagai sekolah.




Pada acara pentas seni, DP Spana menampilkan kolaborasi tarian Papua dan tari Reog, serta atraksi pencak silat dan ditutup dengan semburan api. Reog yang digunakan adalah hasil kreativitas para anggota DP Spana dengan bahan sederhana. Penampilan tersebut cukup membuat para penonton terpukau. 





Seluruh kegiatan dilakukan dengan gembira walaupun cuaca di siang hari sangat panas dan malam hari sangat dingin. Tak nampak sedikitpun keluh kesah dari para peserta. Rasa letih setelah mengikuti kegiatan seolah sirna karena dilalukan dengan senang dan sepenuh hati. “Jambore itu menyenangkan, banyak pengalaman, banyak teman, tak peduli kalah atau menang,” ungkap Laela Gusmiyati, anggota DP Spana kelas IX G.



Kegiatan Jambore Cabang ditutup dengan Upacara Penutupan pada Minggu, 22 September 2013 sekitar pukul 14.00 dilanjutkan dengan pembongkaran tenda. Menjelang Maghrib, para peserta tiba di pangkalan SMP N 4 Adiwerna dengan selamat dan sehat. Esok harinya, Senin 23 September 2013, para peserta Jambore berangkat sekolah mengikuti Upacara dan kegiatan belajar mengajar seperti biasa tanpa mengeluh lelah atau sakit. Itulah semangat Pramuka, pemenang yang sesungguhnya.

Salam Pramuka!!!



Penulis :
Prabingesti Anggarsika, S.Pd.
Pembina Gudep SMP N 4 Adiwerna

Sumber :
Gambar : Dokumen Sekolah

0 komentar :

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar / respon anda di sini :

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...