Jumat, 02 Mei 2014

SOSIALISASI UJIAN NASIONAL BAGI PENGAWAS RUANG TAHUN PELAJARAN 2013/2014



TATA TERTIB PENGAWAS RUANG UJIAN NASIONAL

I. Persiapan UN
1. Empat puluh lima (45) menit sebelum ujian dimulai pengawas ruang telah hadir di lokasi sekolah/madrasah penyelenggara UN.
2.    Para Pengawas ruang  menerima penjelasan dan pengarahan dari ketua penyelenggara UN.
3. Pengawas ruang menerima bahan UN yang berupa naskah soal UN, amplop pengembalian LJUN,  daftar hadir,  dan berita acara pelaksanaan UN.
4.    Pengawas ruang memeriksa kondisi bahan UN dalam keadaan baik (masih tersegel).

II. Pelaksanaan UN

A. Pengawas masuk ke dalam ruang UN 20 menit sebelum waktu pelaksanaan untuk melakukan secara berurutan:
1.    memeriksa kesiapan ruang ujian;
2. mempersilakan peserta UN untuk memasuki ruang dengan menunjukkan kartu peserta UN dan meletakkan tas di bagian depan serta menempati tempat duduk sesuai dengan nomor yang telah ditentukan;
3.  memeriksa dan memastikan setiap peserta UN hanya membawa bulpen, pensil, penghapus, penajam pensil, dan penggaris yang akan dipergunakan ke tempat duduk masing-masing;
4.  memeriksa dan memastikan amplop soal dalam keadaan tertutup rapat (tersegel), membuka amplop soal, disaksikan oleh peserta ujian;
5.    membacakan tata tertib UN;
6.  membagikan naskah soal UN dengan cara meletakkan di atas meja peserta dalam posisi tertutup (terbalik);
7.    memberikan kesempatan kepada peserta UN untuk mengecek kelengkapan soal;
8.    mewajibkan peserta untuk menuliskan nama dan nomor ujian pada kolom yang tersedia di halaman 1 (satu) naskah soal dan LJUN sebelum dipisahkan;
9.    mewajibkan peserta ujian untuk memisahkan LJUN dengan naskah;
10.  mewajibkan peserta ujian untuk melengkapi isian pada LJUN secara benar;
11.  memastikan peserta UN telah mengisi identitas dengan benar sesuai dengan kartu peserta; dan
12.  memastikan peserta ujian menandatangani daftar hadir.

B. Setelah tanda waktu mengerjakan dimulai, pengawas ruang UN:
1.    mempersilakan peserta UN untuk mulai mengerjakan soal;
2.       mengingatkan peserta agar terlebih dahulu membaca petunjuk cara menjawab soal.

C. Kelebihan naskah soal UN selama ujian berlangsung tetap disimpan di ruang ujian dan tidak diperbolehkan dibaca oleh pengawas ruangan.

 D. Selama UN berlangsung, pengawas ruang UN wajib:
1.    menjaga ketertiban dan ketenangan suasana sekitar ruang ujian;
2.    memberi peringatan dan sanksi kepada peserta yang melakukan kecurangan; serta
3.    melarang orang memasuki ruang UN selain peserta ujian.

E. Pengawas ruang UN dilarang merokok di ruang ujian, memberi isyarat, petunjuk, dan bantuan apapun kepada peserta berkaitan dengan jawaban dari soal UN yang diujikan.

F. Lima menit sebelum waktu UN selesai, pengawas ruang UN memberi peringatan kepada peserta UN bahwa waktu tinggal lima menit.

G. Setelah waktu UN selesai, pengawas ruang UN:
1.    mempersilakan peserta UN untuk berhenti mengerjakan soal;
2.    mempersilakan peserta UN meletakkan naskah soal dan LJUN di atas meja dengan rapi;
3.    mengumpulkan LJUN dan naskah soal UN;
4.    menghitung jumlah LJUN sama dengan jumlah peserta UN;
5.    mempersilakan peserta UN meninggalkan ruang ujian;
6.    menyusun secara urut LJUN dari nomor peserta terkecil dan memasukkannya ke dalam amplop LJUN disertai dengan satu lembar daftar hadir peserta, satu lembar berita acara pelaksanaan, kemudian ditutup dan dilem serta ditandatangani oleh pengawas ruang UN di dalam ruang ujian;

H. Pengawas Ruang UN menyerahkan amplop LJUN yang sudah dilem dan ditandatangani, serta naskah soal UN kepada Penyelenggara UN Tingkat Sekolah/Madrasah/Pendidikan Kesetaraan disertai dengan satu lembar daftar hadir peserta dan satu lembar berita acara pelaksanaan UN.

I. Pengawas Satuan Pendidikan wajib memonitor dan mengawasi terlaksananya UN di ruang ujian agar berjalan tertib sesuai dengan POS. Apabila terjadi pelanggaran baik oleh peserta UN maupun oleh pengawas ruang UN maka Pengawas Satuan Pendidikan membuat berita acara dan melaporkannya sesuai dengan tata tertib UN.


TATA TERTIB PESERTA UJIAN NASIONAL
1.    Peserta UN memasuki ruangan setelah tanda masuk dibunyikan, yakni 15 (lima belas) menit sebelum UN dimulai.
2. Peserta UN yang terlambat hadir hanya diperkenankan mengikuti UN setelah  mendapat izin dari ketua.Penyelenggara UN Tingkat Sekolah/Madrasah/Pendidikan kesetaraan, tanpa diberi perpanjangan waktu.
3. Peserta UN dilarang membawa alat komunikasi elektronik dan kalkulator ke Sekolah/Madrasah/Pendidikan Kesetaraan.
4.    Tas, buku, dan catatan dalam bentuk apapun dikumpulkan di dalam ruang kelas di bagian depan.
5.    Peserta UN membawa alat tulis menulis berupa pensil 2B, penghapus, penggaris, dan kartu tanda peserta ujian.
6.    Peserta UN mengisi daftar hadir dengan menggunakan pulpen yang disediakan oleh pengawas ruangan.
7.    Peserta UN mengisi identitas pada LJUN secara lengkap dan benar serta menandatangani pernyataan “mengerjakan UN dengan jujur”.
8.    Peserta UN yang memerlukan penjelasan cara pengisian identitas pada LJUN dapat bertanya kepada pengawas ruang UN dengan cara mengacungkan tangan terlebih dahulu.
9.    Peserta UN mulai mengerjakan soal setelah ada tanda waktu mulai ujian.
10.  Selama UN berlangsung, peserta UN hanya dapat meninggalkan ruangan dengan izin dan pengawasan dari pengawas ruang UN.
11.  Peserta UN yang memperoleh naskah soal yang cacat atau rusak, pengerjaan soal tetap dilakukan sambil menunggu penggantian naskah soal UN.
12.  Peserta UN yang meninggalkan ruangan setelah membaca soal dan tidak kembali lagi sampai tanda selesai dibunyikan, dinyatakan telah selesai menempuh/mengikuti UN pada mata pelajaran yang terkait.
13. Peserta UN yang telah selesai mengerjakan soal sebelum waktu UN berakhir tidak diperbolehkan meninggalkan ruangan sebelum berakhirnya waktu ujian.
14.  Peserta UN berhenti mengerjakan soal setelah ada tanda berakhirnya waktu ujian.
15.  Selama UN berlangsung, peserta UN dilarang: (a) menanyakan jawaban soal kepada siapa pun; (b) bekerjasama dengan peserta lain; (c) memberi atau menerima bantuan dalam menjawab soal; (d) memperlihatkan pekerjaan sendiri kepada peserta lain atau melihat pekerjaan peserta lain; (e)  membawa naskah soal UN dan LJUN keluar dari ruang ujian; (f) menggantikan atau digantikan oleh orang lain.


PELANGGARAN TATA TERTIB UJIAN NASIONAL

Jenis Pelanggaran Oleh Peserta Ujian:
      a.    Pelanggaran ringan meliputi: 1) Meminjam alat tulis dari peserta ujian, 2) Tidak membawa kartu ujian
      b.    Pelanggaran sedang meliputi: 1) membuat kegaduhan di dalam ruang ujian, 2) membawa HP di meja kerja peserta ujian
     c.    Pelanggaran berat meliputi: 1) Membawa contekan ke ruang ujian, 2) Kerjasama dengan peserta ujian, 3) Menyontek atau menggunakan kunci jawaban


Sanksi Pelanggaran Oleh Peserta Ujian:
Peserta UN yang melanggar tata tertib diberi peringatan secara tertulis oleh pengawas ruang UN atau pengawas satuan pendidikan. Apabila peserta UN sesudah diberi peringatan tetapi tidak mengindahkan peringatan tersebut, maka hasil ujian yang bersangkutan dianggap tidak sah dan dimuat dalam berita acara.
a.    Pelanggaran ringan yang dilakukan oleh peserta ujian dengan sanksi diberi peringatan meliputi: 1) Meminjam alat tulis dari peserta ujian, 2)Tidak membawa kartu ujian
b.    Pelanggaran sedang yang dilakukan oleh peserta ujian dengan sanksi dikeluarkan dari ruang ujian meliputi: 1) membuat kegaduhan di dalam ruang ujian, 2) membawa HP ke ruang ujian
c.    Pelanggaran berat yang dilakukan oleh peserta ujian dengan sanksi pembatalan ujian pada mata pelajaran bersangkutan meliputi: 1) kerjasama dengan peserta ujian dan/atau menyontek, 2) menggunakan kunci jawaban, 3) menyebarkan kunci jawaban

Jenis Pelanggaran Oleh Pengawas Ruang Ujian
    a. Pelanggaran ringan meliputi: 1) lalai, tertidur, merokok, dan berbicara yang dapat mengganggu konsentrasi peserta ujian, 2) lalai membantu peserta ujian mengisi identitas diri sesuai dengan kartu identitas
     b. Pelanggaran sedang meliputi:1) tidak mengelem amplop LJUN di ruang ujian, 2) memeriksa dan menyusun LJUN tidak di ruang ujian
  c. Pelanggaran berat meliputi: 1) memberi contekan, 2) membantu peserta ujian dalam menjawab soal, 3) menyebarkan/membacakan kunci jawaban kepada peserta ujian, 4) mengganti dan mengisi LJUN

Sanksi Pelanggaran Oleh Pengawas Ruang Ujian
Pengawas ruang UN yang melanggar tata tertib akan diberikan peringatan oleh pengawas satuan pendidikan. Apabila pengawas ruang UN tidak mengindahkan peringatan tersebut, maka yang bersangkutan akan dikenakan sanksi sebagai berikut:
     a.    pelanggaran ringan yang dilakukan oleh pengawas ruang dengan sanksi dibebas tugaskan sebagai pengawas ruang ujian
     b. pelanggaran sedang dan beratyang dilakukan oleh pengawas ruang dengan sanksi dibebas tugaskan sebagai pengawas ruang ujian dan diberi sanksi sesuai dengan ketentuan perundangan-undangan
   c. Sekolah/Madrasah/Pendidikan Kesetaraan Pelaksana UN yang melanggar ketentuan POS diberi sanksi sesuai dengan peraturan perundangundangan.
     d.    Pengawas satuan pendidikan yang melanggar ketentuan POS diberi sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
     e.    Semua jenis pelanggaran harus dituangkan dalam berita acara.


Jadwal Ujian Nasional SMP/MTs tahun pelajaran 2013/2014
1.    Senin,  5 Mei 2014, 07.30 – 09.30, Bahasa Indonesia
2.    Selasa, 6 Mei 2014, 07.30 – 09.30, Matematika
3.    Rabu,   7 Mei 2014, 07.30 – 09.30, Bahasa Inggris
4.    Kamis,  8 Mei 2014, 07.30 – 09.30, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)

Sumber: POS UN dari BSNP 2013/2014

0 komentar :

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar / respon anda di sini :

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...